Pertemuan JOTHI Sumbar dengan Mentri Kesehatan di RSUP M. Djamil Padang

Padang, Senin, 22 februari 2010, Kunjungan kerja tim Menteri Kesehatan ke RSUP M.Djamil Padang dalam rangka peresmian Program Internsip Dokter Indonesia yang juga di hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dan DIRUT RSUP M. Djamil Padang.

Dalam Pertemuan tersebut JOTHI SUMBAR berkesempatan untuk hadir bersama rombongan wartawan. Walau isu yang di angkat oleh JOTHI SUMBAR tidak terkait langsung dengan Program Internsip Dokter Indonesia , namun secaqra jelas JOTHI SUMBAR menyatakan dukungan terhadap Program Internship dokter Indonesia agar dapat direalisasikan semaksimal mungkin secara Nasional dan di Provinsi SUMBAR secara khusus.

Menyangkut isu yang dipertanyakan JOTHI SUMBAR kepada Menkes dr.Endang R Sedyaningsih,MPH,Dr,Ph mengenai pemerataan akses Pelayanan kesehatan bagi orang terinfeksi HIV, Tes HIV gratis yang berkesinambungan, JAMKESMAS dan pendistribusian ARV diharapkan jangan sampai terputus kembali kedepannya seperti yang terjadi di tahun 2009 yang sempat putus sampai 4 kali.

Menkes merespon bahwasanya Pelayanan Rumah Sakit harus adil diberikan kepada penerima pelayanan tanpa harus membeda-bedakan status HIV seseorang. Mengenai Tes HIV gratis yang diajukan oleh JOTHI SUMBAR menkes memberikan jawaban bahwa seharusnya bagi siapapun yang mau tes HIV ke RSUP M.Djamil memang tidak dipungut biaya. Hal ini langsung ditanyakan Menkes kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat agar tes HIV di berikan secara gratis di Sumatera Barat. JAMKESMAS memang ditujukan kepada keluarga yang tidak mampu bukan karena status kesehatan seseorang kecuali pasien penderita Talasemia. Mengenai subsidi ARV (AntiRetroViral) Menkes akan mengupayakan agar penyediaan ARV di SUMBAR tidak akan terputus kembali di masa akan datang.

Sumber : JOTHI Wilayah Koordinasi Provinsi Sumatera Barat

read more “Pertemuan JOTHI Sumbar dengan Mentri Kesehatan di RSUP M. Djamil Padang”
read more “ ”

Program Kesehatan Kita – “Jawaban JOTHI atas tantangan pembaharuan Penanggulangan HIV di Indonesia”.

Cisarua, 2 februari 2010 – JOTHI (Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia) menandatangani Naskah Kerjasama (MoU) mengenai pelaksanaan Program Kesehatan Kita. Penandatanganan Naskah Kerjasama ini antara Sekertariat Nasional JOTHI dengan 11 Provinsi yang akan melaksanakan Program tersebut. Sekertariat Nasional yang diwakili oleh Sdr. Abdullah Denovan sebagai Koordinator Nasional JOTHI bersama dengan 11 Provinsi yang diwakili oleh Koordinator Provinsi masing-masing ,provinsi yang akan melaksanakan program tersebut antara lain adalah; Sumatra Barat, Jambi, Lampung, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, NTB, NTT dan Maluku. Program Kesehatan Kita secara khusus dirancang untuk mengisi kesenjangan dalam upaya pengembangan sistim psikososial dalam penanggulangan AIDS , kesenjangan yang dimaksud adalah salah satu faktor yang mempengaruhi adalah masih kurang maksimalnya kemampuan dalam mengembangkan sistim psikosial, diantaranya; kesadaran untuk memulai, mempertahankan kepatuhan HAART (Highly Active Anti Retroviral Therapy), pengelolaan kualitas kesehatan antaranya; pemeriksaan kesehatan berkala, deteksi dini infeksi, aksesi layanan kesehatan, manajemen psikologi orang terinfeksi HIV dan pengobatan infeksi penyerta.

Identifikasi munculnya kesenjangan tersebut dari hasil analisis pasca pelatihan kepemimpinan orang terinfeksi HIV yang diselenggarakan pada bulan April 2009 di Anyer, Banten serta diikuti oleh Koordinator Provinsi dari 28 wilayah koordinasi JOTHI. Pada pelatihan tersebut masih teridentifikasi adanya tantangan dan hambatan yang dialami oleh Koordinator Provinsi dalam memfasilitasi upaya – upaya dalam rangka perbaikan kualitas hidup orang terinfeksi HIV di tingkat provinsi.

JOTHI adalah organisasi Nasional orang terinfeksi HIV, dimana seluruh anggota organisasi adalah orang HIV positif yang berdomisili di wilayah kedaulatan Republik Indonesia. JOTHI memiliki visi “terpenuhinya hak-hak orang terinfeksi HIV tanpa stigma dan diskriminasi di Indonesia”. Dalam mencapai visi tersebut, JOTHI mengemban misi “membangun dan menggerakan perjuangan melawan pelanggaran hak-hak orang terinfeksi HIV dalam proses pembuatan kebijakan serta melakukan kontrol terhadap penerapan kebijakan secara terus menerus”.

Program Kesehatan Kita melibatkan partisipasi dan dukungan multi pihak dalam pendanaan maupun pelaksanaannya. Mengunakan pendanaan yang berasal dari IPF-DKIA (Indonesian Partnership Fund-Dana Kemitraan Indonesia AIDS) dan Program Kesehatan Kita pada 9 Provinsi antara lain; Jambi, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Maluku, NTT dan Jawa Timur menyerap alokasi dana sebesar Rp 364.000.000,-. Dukungan pendanaan lain kepada Program Kesehatan Kita berasal dari APN+ (Asia Pacific Network of people living with HIV+) sebesar Rp 60.000.000,- yang diserap oleh 2 provinsi wilayah koordinasi antara lain; NTB dan Kalimantan Selatan.

Rentang waktu pelaksanaan program Kesehatan Kita dilaksanakan selama 8 bulan untuk 9 provinsi yang didukung pendanaanya oleh IPF-DKIA. Sedangkan untuk pelaksanaan pada 2 provinsi yang didukung pendanaanya oleh APN+ dilaksanakan dengan rentang waktu selama 6 bulan, seluruh assisstensi pelaksanaan program dilakukan oleh Sekertariat Nasional melalui Deputy Penguatan Daerah. Dalam pelaksanaan Program Kesehatan Kita, dimulai sejak persiapan yang juga meliputi perencanaan dan analisa awal hingga proses akhir yang juga mencakup kegiatan monitoring dan evaluasi hasil, dilakukan juga rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas melalui pelatihan-pelatihan. Pelatihan-pelatihan tersebut meliputi pelatihan pengelolaan program serta menjalankan sistem management, pengembangan program, pengembangan kerjasama terkait dengan pelaksanaan program yang dijalankan. Kemitraan lain yang dibangun terkait dengan pelaksanaan program antara lain kemitraan dengan pakar-pakar terkait dengan isu - isu kesehatan dan pengorganisasian orang terinfeksi HIV. Selain sebagai narasumber dalam kegiatan pengembangan kapasitas yang dilakukan dalam mendukung pencapaian program, mereka juga terlibat dalam proses mentoring kegiatan.

Program Kesehatan Kita secara khusus juga dirancang untuk menjawab tantangan pengembangan organisasi ditingkat provinsi serta untuk memperluas implementasi demokrasi dan desentralisasi pergerakan organisasi serta untuk mewujudkan nilai-nilai akuntabilitas dalam kiprah organisasi baik ditingkat Nasional maupun ditingkat provinsi. Program Kesehatan Kita juga berbasis pada pandangan bahwa pewujudan demokrasi akan terbangun ketika keadilan dan hak-hak anggota organisasi menjadi terpenuhi.

Peran JOTHI dalam sebagai fasilitator, katalisator dan inisiator proses pensejahteraan seluruh aspek hidup orang terinfeksi HIV di Indonesia menjadi nyata, tercermin dengan dikembangkannya Program Kesehatan Kita, Program ini juga sebagai jawaban langsung atas tantangan reformasi dan demokratisasi penanggulangan HIV dan AIDS di indonesia yang notabene pro kepada korban, dimana esensi kesetaraan menjadi bermakna penuh. Diharapkan juga melalui peluncuran Program Kesehatan Kita, akan terbangun kerjasama kolektif antara berbagai mitra Pemerintah, Masyarakat Sipil dan sektor swasta. Kerjasama ini akan memungkinkan diupayakannya pembangunan serta pelaksanaan Program Penanggulangan HIV dan AIDS di indonesia yang akuntabel, berkeadilan serta transparan.



read more “Program Kesehatan Kita – “Jawaban JOTHI atas tantangan pembaharuan Penanggulangan HIV di Indonesia”.”

TITIK-TITIK PENTING MEMBANTU ORGASME

SALAH satu problema klasik para wanita di saat bercinta adalah tidak tercapainya orgasme. Karena semua wanita tidak sama dan membutuhkan rangsangan yang berbeda pula untuk mencapai orgasme. Jangan biarkan ego menyelimuti pikiran Anda, jika pasangan Anda tidak mencapai orgasme tidak berarti Anda seorang kekasih yang tidak mampu. Ini hanya perlu mencoba metoda berbeda untuk mendapatkan orgasme.

Otak adalah titik pusat dari orgasme. Jika Anda mampu membiarkan dia bebas tanpa merasa terbebani, dia dipastikan mencapai kesenangan yang sangat ia harapkan. Ketika Anda tidak pernah mendiskusikan seks dengannya. Bicarakan apa yang Anda berdua nikmati, apa yang merangsang Anda, dan apa yang Anda bayangkan.

Sebaiknya, untuk menciptakan orgasme yang fantastis, masih banyak yang bisa digali dan dikembangkan baik secara seksual maupun non-seksual, misalnya dengan:

1. Mencium dan meraba
Tindakan ini mungkin tidak secara langsung memberikan pasangan orgasme, tetapi tubuhnya akan menjadi lebih terangsang dan siap untuk menerima rangsangan yang lebih besar dan lebih baik lagi.

Ciumlah pasangan Anda dengan lembut. Selagi Anda mencium, gunakan tangan untuk merangkul tubuhnya dengan kuat tetapi lembut dan raba setiap bagian dari kaki hingga leher.

2. Puting dan jari
Jika pasangan Anda tidak memiliki puting sensitif, ini mungkin kurang meningkatkan rangsangan. Tetapi jika ia memiliki, mulailah memainkannya dengan jari atau bahkan menjilatnya. Gunakan jari lain untuk merangsang Miss V. Lakukan perlahan-lahan, tidak perlu tergesa-gesa, jika ia tidak memintanya.

3. Jari dan lidah
Bila Anda pasangan merasa nyaman, selain dengan tangan Anda dapat menggunakan lidah untuk merangsang bagian genital. Ketika bagian Miss V mulai basah, coba masukkan jari Anda ke dalamnya. Pada saat bersamaan rangsangan bagian G spot.

4. Penetrasi dan meraba
Duduk dengan lutut Anda, tempatkan bantal dibawah pinggul pasangan Anda dan biarkan Mr P menjelajah ke dalam Miss V. Untuk menambah sensasi, dorong pasangan Anda untuk memainkan permukaan Miss V bersama Anda. Ketika ia mulai melakukannya, lepaskan tangan Anda dan biarkan dia membawa kenikmatan sendiri. Ini nampaknya makin membawa Anda berdua ke puncak kenikmatan yang lebih dahsyat.
read more “TITIK-TITIK PENTING MEMBANTU ORGASME”

ZONA G PADA WANITA dan ZONA G ALA KAMASUTRA

Zona G Pada Wanita

Setelah mengetahui keistimewaan dan manfaat dari titit G ini, ada baiknya anda mulai mencoba mencari dan menemukannya. Perlu diketahui bahwa tidaklah mudah untuk menemukannya dan perlu waktu untuk mendapatkan daerah yang tepat. Karenanya jangan putus asa jika belum ketemu, karena jika berhasil menemukannya maka anda akan sangat senang dan puas.

Lokoasi tepat dari zona G ini adalah berada dibelakang dinding depan vagina, disekitar (belakang) garis bulu kemaluan. Di daerah antara bibir vagina dan leher rahim. Seperti sebuah jam kecil dalam vagina, dengan penunjukkan 12 jam ( tempat khusus). Tetapi zona G pada wanita adalah arah pukul 11 dan pukul 1.

Anda dapat mencarinya sendiri dengan jari-jari anda, tetapi lebih disarankan agar dilakukan bersama pasangan anda. Hal ini karena bisa jari jari-jari anda kurang panjang atau memiliki keterbatasan untuk menjangkaunya. Alasan digunakannya jari pasangan anda adalah karena dengan jari pasangan anda dapat mengatur tekanan yang terukur dan dengan jari akan lebih mudah untuk merasakan suatu getaran.

Pada praktek pencariannya, Anda/wanita dapat tidur telentang, biarkan jari-jari pasangan anda menari-nari. Gerakan jari naik-turun dan keluar-masuk, harus dilakukan dengan perlahan-lahan dan lembut. Seterusnya bisa ditambah kekuatannya dengan menekan lebih keras.

Setelah terkena rangsangan, daerah tersebut akan mengeras seperti penis saat terangsang. Saat itulah anda/wanita dapat merasakan dan bisa mengidentifikasikan daerah tersebut. Anda dapat juga melakukan rangsangan eksternal, yaitu dengan menekan daerah perut. Memang saat itu mendadak anda terasa mau buang air kecil pada rangsangan pertama, namunsetelah pemijitan dilakukan sampai sepuluh detik, rasa yang muncul hanyalah sensasi kenikmatan yang hebat.

Setelah mengetahui dengan tepat letak zona G tersebut, anda/pria bisa melakukan perubahan teknik baik dengan tekanan tangan atau lidah untuk membuat batas-batas orgasme tetap menjulang tinggi. Dan faktanya adalah pengguasaan teknik baru anda kuasai saat itu.

Tindakan yang anda dan pasangan lakukan tersebut biasa disebut langkah-langkah pada zona G untuk memperlambat dan menyisakan orgasme. memperlambat proses orgasme tersebut dengan maksud untuk mengumpulkan gelora orgasme baik yang didapat melalui rangsangan klitoris maupun zona G. Kombinasi keduanya akanmenghasilkan suatu puncak yang berupa orgasme dasyat, karena konsentrasi yang terdapat di daerah kemaluan secara bersamaan serasa keluar dari tubuh.

ZONA G ALA KAMASUTRA

Posisi dalam bersengama sangat berkaitan dengan pencapaian orgasme, bahkan dengan posisi saat berhubungan seks memiliki arti penting sebab posisi tersebut dapat apakah terkena dengan mutlak atau tidak sama sekali.

Seorang wanita bernama Lisa Kranisky bercerita "Aku merasakan orgasme yang luar biasa saat berada diatas tubuh suamiku, karena saat senjatanya menembus kemaluanku, miliknya itu tepat mengenai bagian depan dinding vaginaku."

Selain posisi tersebut masih banyak posisi lain yang dapat memberikan orgasme ala zona G. Orgasme dapat terjadi karena saat penis melakukan penetrasi di liang vagina, pada saat itulah di mungkinkan zona G dapat terkena. Posisi lain yang baik adalah posisi konvensional dimana wanita ada di bawah telentang dan pria di atasnya. Pada posisi ini dianjurkan untuk menganjal atau meletakkan bantal di bawah pantat wanita. Dengan posisi ini besar kemungkinan saat penis masuk akan mengenai zona G dan pada saat yang sama dapat juga mengenai klitorisnya sekaligus. Dengan menganjal pantat wanita dengan bantal juga membuat penetrasi di mungkinkan bisa full atau sedalam mungkin.

Anda dan pasangan dapat mencoba gaya atau posisi lainnya yang mungkin belum pernah anda lakukan. Selain sebagai sarana mencapai kepuasan, posisi dan gaya yang bervariasi juga merupakan wujud interaksi antara suami dan istri.
read more “ZONA G PADA WANITA dan ZONA G ALA KAMASUTRA”